Uncategorized

DKM MASJID ATTAQWA MENGADAKAN ACARA ISRA MI’RAJ MENGHADIRKAN KH AFWAN DJAMIL KETUA MUI KEC JATI UWUNG KH ABDUL ROSYID SERTA PELAWAK KONDANG AJIS GAGAP

Baru 5 Tahun, Masjid Jami’ At-Taqwa Gandasari Terus Gebrak Syiar: Setelah Ustadz Nur Maulana, Kini Hadirkan Azis Gagap

TANGERANG — Masjid Jami’ At-Taqwa RW 02, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, kembali menyiapkan agenda besar Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang akan digelar pada Sabtu, 2 Januari 2027.

Masjid yang usianya baru sekitar lima tahun ini kembali menunjukkan geliatnya dalam menghidupkan syiar Islam. Setelah sukses menghadirkan sejumlah ustadz kondang dalam berbagai kegiatan keagamaan, terakhir Ustadz Nur Maulana yang dikenal luas melalui program religi di Trans TV, kini Masjid Jami’ At-Taqwa kembali menghadirkan figur publik yang tak kalah dikenal masyarakat.

Kali ini, Bang Azis Gagap, pelawak kondang yang dikenal sebagai salah satu pengisi program Opera Van Java (OVJ), akan hadir memeriahkan rangkaian PHBI Masjid Jami’ At-Taqwa.

Kehadiran Azis Gagap menjadi warna tersendiri. Jika sebelumnya masyarakat disuguhkan tausiyah dari para ustadz kondang, kali ini unsur dakwah dikemas dengan sentuhan hiburan yang diharapkan mampu mendekatkan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan akrab.

Tiang PLN Miring 4 Meter di Desa Ciruji Lebak Berisiko Menimpa Warga, Sudah Satu Tahun Tak Ditanggapi PLN

Tidak hanya menghadirkan Azis Gagap, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan KH Afham Djamil, MA sebagai penceramah utama.

Selain itu, jamaah juga akan mendapatkan nasihat keagamaan dari guru besar Masjid Jami’ At-Taqwa, KH Shofa Abduroshid, S.Pd., M.M., yang juga merupakan Ketua MUI Kecamatan Jatiuwung.

Dipimpin Ketua DKM yang Masih Muda

Di balik geliat kegiatan Masjid Jami’ At-Taqwa, terdapat sosok ketua DKM yang juga terbilang masih sangat muda.

Ustadz Aji Tubagus Mulyana, atau yang akrab disapa Mang Aji, mulai dipercaya memimpin DKM Masjid Jami’ At-Taqwa sejak usianya sekitar 27 tahun.

OPTIMALKAN CSR WALIKOTA TANGERANG H SYAHRUDIN PERLUAS BEDAH RUMAH

Kini, di usianya yang menginjak 32 tahun, Mang Aji masih terus menjalankan amanah tersebut bersama jajaran pengurus dan jamaah.

Lima tahun perjalanan kepemimpinannya berjalan beriringan dengan perjalanan Masjid Jami’ At-Taqwa yang juga masih tergolong muda. Dalam rentang waktu tersebut, berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pembinaan masyarakat terus dikembangkan.

Hal ini menjadi sesuatu yang cukup menarik. Di usia yang relatif muda, Mang Aji telah dipercaya untuk mengemban amanah mengelola dan mengembangkan kegiatan sebuah masjid di tengah masyarakat.

Namun, Mang Aji tidak melihat hal tersebut sebagai sebuah pencapaian pribadi.

Baginya, menjadi Ketua DKM bukanlah soal jabatan, melainkan amanah dan bentuk pengabdian.

KGSAI DPC KABUPATEN TANGERANG SILATURAHMI KE KANTOR DPD PROVINSI BANTEN

«“Saya dari umur 27 tahun dipercaya untuk mengurus dan memimpin DKM. Sekarang sudah 32 tahun. Alhamdulillah, kalau kegiatan masjid bisa terus berkembang, itu bukan karena saya hebat. Saya juga masih banyak belajar dan masih banyak kekurangan,” ujar Mang Aji.»

Menurutnya, perjalanan Masjid Jami’ At-Taqwa selama lima tahun tidak mungkin berjalan hanya dengan satu orang. Ada peran para guru, tokoh masyarakat, pengurus, jamaah, pemuda, serta seluruh masyarakat yang ikut menjaga keberlangsungan kegiatan masjid.

«“Masjid ini baru lima tahun, tetapi mudah-mudahan semangatnya tidak kalah dengan masjid yang sudah puluhan tahun. Kita punya guru-guru yang membimbing, jamaah yang mendukung, dan anak-anak muda yang mau bergerak. Itu yang harus kita jaga,” tambahnya.»

Tetap Rendah Hati dan Niatkan Karena Allah

Di tengah semakin banyaknya kegiatan dan semakin dikenalnya Masjid Jami’ At-Taqwa, Mang Aji justru mengingatkan dirinya sendiri dan seluruh pengurus agar tidak kehilangan tujuan utama.

Menurutnya, mendatangkan ustadz kondang maupun figur publik bukanlah tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kegiatan tersebut memberikan manfaat dan menjadi jalan bagi masyarakat untuk semakin dekat dengan masjid.

«“Kita tetap harus rendah hati. Jangan sampai karena kegiatan kita semakin besar, kemudian merasa lebih dari yang lain. Semua ini kita niatkan karena Allah. Kita hanya berusaha, mudah-mudahan Allah yang menerima amalnya,” tuturnya.»

Dakwah, Silaturahmi dan Hiburan dalam Satu Momentum

PHBI yang akan digelar pada 2 Januari 2027 diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara ulama, DKM, jamaah, pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh warga RW 02.

Dengan menghadirkan KH Afham Djamil, KH Shofa Abduroshid, serta Bang Azis Gagap, DKM ingin menghadirkan kegiatan yang memiliki unsur dakwah, nasihat, silaturahmi, sekaligus hiburan yang dapat dinikmati masyarakat.

Perjalanan Masjid Jami’ At-Taqwa selama lima tahun menjadi bukti bahwa usia sebuah masjid bukanlah satu-satunya ukuran dalam membangun kegiatan keumatan.

Masjidnya masih muda. Ketua DKM-nya pun masih muda. Namun semangat untuk memakmurkan masjid terus tumbuh.

Dari usia 27 hingga 32 tahun, Mang Aji menjalankan amanah tersebut bersama jamaah dan pengurus. Sebuah perjalanan yang menunjukkan bahwa generasi muda pun dapat mengambil peran penting dalam menghidupkan masjid dan membangun kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

Pada akhirnya, bagi Mang Aji, semua kembali kepada satu hal: tetap rendah hati, terus belajar, berkhidmat kepada umat, dan niatkan semuanya karena Allah SWT.

Sebab masjid bukan milik satu orang. Masjid adalah rumah Allah dan tempat seluruh umat bersama-sama mencari keberkahan-Nya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *